Jumat, 06 September 2013

Laporan PKL BAB 1


BAB I
PENDAHULUAN

1.1.            Pengertian Pelaksanaan PRAKERIN
PraktekKerja  Industri (PRAKERIN) adalah  suatu  bentuk  penyelenggaraan  pendidikan  keahlian professional  yang  memadukan  secara  sistematik  dan  sinkron  program  pendidikan  di sekolah  dan program  penguasaan  keahlian  yang  diperoleh  melalui  kegiatan  bekerja  langsung  di dunia  kerja. Terarah  untuk  mencapai  suatu  tingkat  keahlian  professional  tertentu.
Sekolah  Menengah  Kejuruan  (SMK)  merupakan  salah satu Lembaga  Pendidikan  yang memberikan pemahaman kepada siswa tentang  keterampilan  dan  keahlian  dalam  bidang  kerja.  Untuk  merealisasikan  pernyataan  tersebut  diatas,  diwajibkan  adanya  Praktek  keahlian  di dunia  kerja  di seluruh  Sekolah  Menengah  Kejuruan (SMK)  pada  umumnya.  Pelaksanaan  Praktek  Kerja  Industri  (PRAKERIN) ini  untuk  mengenali  dunia  kerja  dan  sebagai  pengalaman  sederhana  dalam  dunia  kerja.
Praktek  Kerja  Industri  (PRAKERIN)  ini  diwajibkan  pada  siswa  yang  naik  ketingkat  3 (tiga) sebagai  syarat  penunjang  dalam  mengikuti  UN/UAS  dan  sebagai  syarat  kelulusan.




1.2.            Maksud dan Tujuan Peleksanaan PRAKERIN
1.2.1.      Tujuan Pelaksanaan PRAKERIN
Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) bagi siswa Sekolah  Menengah  Kejuruan bertujuan  untuk:
1)        Memupuk kerja sama yang erat antara pihak sekolah dengan dunia usaha dan industri.
2)        Mencari masukan dari dunia usaha dan industri tentang tenaga kerja yang dibutuhkan.
3)        Menghasilkan tenaga kerja yang professional dengan pengetahuan keterampilan, dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
4)        Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

1.2.2.      Maksud Pelaksanaan PRAKERIN
1)        Sebagai salah Satu sarat utama untuk mengikuti UN/US
2)        membekali siswa dengan pengalaman yang sebenarnya dalam dunia kerja, guna menyesuaikan diri, di dalam lingkungan kerja di masyarakat.
3)        Membiina keterampilan siswa untuk disiplin dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
4)        Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

1.3.            Tujuan Pembuatan Laporan
Pembuatan laporan ini diharapkan agar hasil yang diperoleh siswa selama Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di PT. Yomart Rukun Selalu Plered dapat dipergunakan untuk kepentingan penulis, sehingga dapat membandingkan antara teori dengan Praktek. selain itu juga, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UN/US tahun ajaran 2011-2012.

1.4.            Tata Tertib Peserta PRAKERIN
1.4.1.      Peserta Diwajibkan:
1)        Mengenakan pakaian seragam anak sekolah (lengkap dengan atribut) atau pakaian yang ditentukan dunia kerja.
2)        Berpakaian/berpenampilan rapi sesuai dengan apa yang diharapkan dunia kerja.
3)        Mentaati tata tertib tempat praktekkerja.
4)        Datang/hadir ditempat kerja serta pulang dari tempat kerja sesuai dengan jadwal tang telah ditetapkan dimana melakukan PRAKERIN.
5)        Menjaga nama baik pribadi, sekolah,dan dunia kerja.
6)        Menyampaikan informasi baik melalui telepon atau tertulis (surat keterangan dokter) kepada pembimbing atau instruktur, apabila berhalangan untuk hadir disebabkan sakit.
7)        Berupaya untuk senantiasa meningkatkan kreativitas, inisiatifdan disiplin kerja.
8)        Mengadakan konsultasi atau bertanya kepada instruktur/pembimbing, apabila mendapat kesulitan.
9)        Menjaga ketertiban, kebersihan dan kerindangan  dimanapun berada.
10)    Setiap hari sabtu diwajibkan hadir disekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.

1.4.2.      Siswa Dilarang :   
1)        Merokok.
2)        Mencemarkan nama baik pribadi,sekolah,atau dunia kerja.
3)        Memakai peralatan dunia kerja tanpa seizin instruktur.
4)        Berbuat keributan/konplik menyebarkan gossip.
5)        Melakukan aksi corat coret.
6)        Menerima tamu/telepon selama jam kerja.
7)        Mempergunakan perhiasan dan berdandan secara berlebihan.
8)        Memakai peralatan, sepatu diluar ketentuan yang digariskan.

1.4.3.      Sanksi
Bagi siswa yang melamggar tata tertib ini dikenekan sanksi sesuai dengan   berat ringan pelanggaran. Sanksi dapat diberikan berupa:
-            Teguran/peringatan.
-            Peringatan keras secara tertulis.
-            Penghentian praktek keahlian.
-            Skorsing.
-            Dikeluarkan sebagai peserta diklat.

Kode Smiley Untuk Komentar


:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t  

0 komentar:

Posting Komentar